3 Kandidat Peraih FIFA Puskas Award 2017

Federasi Sepakbola Tertinggi Dunia atau FIFA, telah mengumumkan tiga nama pemain yang masuk dalam kandidat gol terbaik dunia tahun 2017, atau yang dikenal sebagai penghargaaan FIFA Puskas Award. Striker Arsenal, Olivier Giroud berhasil menembus kandidat tiga besar tersebut.

3 Kandidat Peraih FIFA Puskas Award 2017

Seperti diketahui, penyerang Internasional Prancis tersebut memang sempat mencetak gol spektakuler, pada awal tahun ini ke gawang Crystal Palace. Akan tetapi uniknya, gol tersebut kurang mendapatkan penghargaan di tanah Inggris, justru gol Andy Caroll yang mendapati penghargaan gol terbaik pada bulan Januari, mengalahkan gol spektakuler Giroud.

Tapi, terlepas dari hal tersebut, gol spektakuler pemain Prancis tetap diakui oleh dunia, karena dari 10 kandidat, gol Giroud masuk dalam kandidat tiga besar yang nantinya pemenangnya sendiri akan diumumkan pada malam gala FIFA of The Year 2017 di bulan Januari 2018 mendatang. Sedangkan, dua finalis lain adalah penjaga gawang Afrika Selatan Oscarine Masuluke dan pesepakbola wanita Deyna Castellanos dari Venezuela.

Masuluke, kiper asal Baroka FC, mampu mencetak sebuah gol salto di kotak penalti lawan dalam masa injury time. Sementara Castellanos mampu menjebol gawang Kamerun dari tengah lapangan jelang laga usai di Piala Dunia Wanita U-17.

Adapun, ketiga finalis ini berhasil menyingkirkan tujuh finalis lainnya yang masuk dalam 10 besar kandidat, termasuk gol salto spektakuler Mario Mandzukic ke gawang Real Madrid pada partai final Liga Champions Eropa dan gol sepakan keras Nemanja Matic ke gawang Arsenal pada partai final Piala FA.

Pemenang Puskas Award 2017 akan diumumkan pada 23 Oktober mendatang, bersamaan dengan digelarnya gala The Best FIFA Football Awards di London, Inggris. Tahun lalu, pesepakbola Malaysia Mohd Faiz Subri mampu memenangi penghargaan ini.

Adapun, penghargaan ini memang menjadi penghargaan rutin yang diberikan FIFA kepada pencetak gol terbaik dalam edisi satu tahun Kalender, dan tidak berdasar pada kualitas kompetisi semata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *