Barca Beritahu PSG Tentang Neymar, dan Juga Financial Fair Play

Barcelona tegaskan lagi kalau mereka tidak akan relakan Neymar. Kalau ada klub yang aktifkan klausul rilis Neymar, Barca memberi peringatan tentang pelanggaran Financial Fair Play.

Neymar baru-baru ini sering diberitakan tengah menjadi incaran dari klub kaya Prancis, Paris Saint-Germain. Menyadari kalau Barca tidak akan membuka ruang untuk negosiasi, PSG dikatakan sudah siap menggunakan klausul rilis dalam kontrak Neymar.

Yang menjadi persoalan, nilai klausul rilis tersebut amat tinggi, yaitu 222 juta euro (sekitar 3,4 triliun rupiah). Kalau PSG sungguh keluarkan uang sampai dengan sebesar itu untuk Neymar, mereka bakal pecahkan rekor transfer paling mahal di dunia. Jumlah itu lebih dari 2 kali lipat rekor saat ini, yaitu 105 juta euro saat Paul Pogba pindah dari Juventus ke Manchester United.

Sang presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, kembali tegaskan sikap klubnya tentang Neymar. Bagi Bartomeu, Neymar tidak pernah dimasukan dalam daftar jual pemain.

“Ia miliki kontrak sampai 4 tahun ke depan dan tentu saja kami andalkan dirinya,” ucap Bartomeu.

“Ia merupakan bagian dari tim kami. Ia merupakan bagian dari trisula ini (bersama Lionel Messi dan Luis Suarez),” sambung dia.

Bartomeu pun mengabarkan terjadinya sebuah pelanggaran Financial Fair Play kalau sampai ada klub yang gunakan klausul rilis dalam kontrak yang mengikat Neymar.

“Beberapa klausul tersebut tidak mungkin untuk dihidupkan kalau Anda ingin patuh dengan Financial Fair Play. Kalau seseorang tidak ingin patuh dengan itu, maka tentu saja klausul tersebut dapat digunakan,” imbuh dia.