Bertandang ke Markas Atletico, Barca Kembali Tanpa Supporter

Setelah bermain tanpa pendukung di kandang sendiri saat menjamu Las Palmas dalam lanjutan laga la Liga spanyol akhir pekan kemarin, Barcelona berpotensi kembali tampil tanpa pendukung saat akan melawan ke Estadio Wanda Metropolitano, melawan tim tuan rumah Atletico Madrid.

Bertandang ke Markas Atletico, Barca Kembali Tanpa Supporter

Sebagaimana diketahui, Refenrendum yang dikeluarkan Catalunya terkait dengna keinginan mereka untuk berpisah dari Spanyol dan menjadi negara independen memang menghadirkan konflik yang cukup rumit, dan dampaknya juga sangat terasa, tidak terkecuali bagi Barcelona, yang terancam diusir dari La Liga spanyol andai memang kemerdekaan sudah diumumkan.

Sejauh ini, kemerdekaan Catalunya masih belum tuntas, meski demikian, pihak otoritas olahraga spanyol tetap memberlakukan sejenis aturan baru kepada Barcelona dan klub-klub catalunya yang lain, dimana mereka tidak diperbolehkan membawa Suporter, baik itu dalam laga kandang maupun laga tandang.

Aturan tersebut sudah diberlakukan sejak pertandingan La Liga Spanyol jornada ke-7 akhir pekan kemarin, saat Raksasa Catalan menjamu Las Palmas di Camp Nou. Meskipun bermain di kandang sendiri, mereka tetap tidak diperbolehkan membawa suporter, beruntung Barcelona sendiri pada akhirnya berhasil meraih kemenangan dengna skor telak 3-0.

Tribun penononto di markas kebanggaan mereka itu pun kosong setelah para petinggi memutuskan untuk tetap berlaga tanpa kehadiran suporter. Sebelumnya mereka sebenarnya ingin ada penundaan namun ditolak oleh pihak penyelenggara La Liga.

Nah, untuk selanjutnya pun terus demikian, dan Pada Rabu (4/10), Barca mengumumkan akan bertandang ke Madrid pada 14 Oktober tanpa kehadiran suporter mereka. Atletico dikabarkan tidak dapat menyediakan tiket untuk tim tamu di stadion barunya itu, meski ada 62 anggota yang dijamin bisa hadir karena telah membeli jauh hari sebelumnya.

 

Permohonan penundaan laga terjadi setelah ada kekerasan yang terjadi saat referendum berlangsung, pemungutan suara itu dianggap ilegal oleh pemerintah Spanyol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *