Chile Telah Maksimal, Cuma Kurang Trofi

 

Sang pelatih Chile Juan Antonio Pizzi menganggap kalau timnya telah lakukan semuanya untuk bisa raih hasil oke di ajang Piala Konfederasi. Ia juga sayangkan gagalnya Chile keluar sebagai juara.

Chile perlu akui keunggulan Jerman pada babak final Piala Konfederasi. Lewat laga yang berlangsung pada hari Senin (3/7/2017) dinihari WIB di Krestovsky Stadium, Chile menangkan laga dengan skor akhir 0-1 usai Jerman ciptakan angka lewat Lars Stindl pada menit ke-20.

Cetak angka itu diawali lewat blunder yang dilakukan oleh Marcelo Diaz yang kehilangan bola di bagian pertahanan sendiri. Bola selanjutnya direbut oleh Timo Werner dan diselesaikan oleh Stindl.

Dalam keadaan yang tertinggal, Chile selalu memberi tekanan. Selama pertandingan berlangsung, Alexis Sanchez dan para rekannya. tercatat lepaskan 22 percobaan dengan 8 di antaranya tepat ke sasaran. Tetapi usaha Chile tidak ada yang menjadi hasil.

“Pemikiran saya ialah berikan semua energi kami sepanjang turnamen ini dan saya percaya kalau kami pulang tanpa ada sisa energi, hal tersebut bakal menjadi arti kami penuh dengan kejayaan,” ucap Pizzi.

“Saya anggap kami bakal antarkan pulang trofi. Kami kembali dengan penuh rasa banggaan, tanpa ada energi yang tersisa, namun sayangnya tanpa ada trofi.”

Ini adalah performa perdana Chile di ajang Piala Konfederasi menyusul kesuksesan mereka menjadi juara di ajang Copa America pada tahun 2015 kemarin. Tahun 2016, mereka teruskan kecemerlangannya dengan menjadi juara di Copa America Centenario.

Lewat tahap grup Piala Konfederasi, Chile finis menjadi runner-up di bawah Jerman. La Roja lalu menembus sampai babak final dengan singkirkan juara di ajang Piala Eropa 2016, Portugal.

“Ini merupakan pertama kalinya kami miliki peluang untuk tampil pada kompetisi ini. Ini menjadi sebuah pengalaman yang hebat untuk kami semua, untuk semua pemain. Malah untuk mereka yang cukup miliki pengalaman bersama tim kami. Kami amat hargai pengalaman dari kompetisi ini,” sambung Pizzi.

“Dan saya anggap semua proses yang telah kami lewati, semua kemajuan, arartinya kalau kami sungguh meraih tempat yang hebat, tempat yang luar bisa di sepakbola dunia.”

“Kami ketahui kalau para tim lain lebih hormat pada kami. Namun saya tekankan agar kami perlu selalu alami kemajuan. Kami perlu berpindah dari sekarang ini juga,” imbuh dia.