Gagal Jaga Silva Dan De Bruyne, MU Pun Kalah

Manchester CityTaktik Jose Mourinho menjadi pertanyaan dalam kekalahan Manchester United di derby. Mourinho dinilai membiarkan Kevin de Bruyne dan David Silva bergerak tanp kawalan.

MU kalah 1-2 saat menjamu Manchester City di Old Trafford, Minggu (10 Desember 2017) malam WIB. Tampil di hadapan pendukung sendiri, The Red Devils bermain defensif dan didominasi tamunya.

Situs pencatat Whoscored melansir data bahwa MU hanya melakukan penguasaan bola sebesar 35,2%, melepaskan delapan tembakan dengan lima di antarnya mengarah ke gawang. Sementara tim tamu punya 14 percobaan, tujuh yang mengarah ke gawang.

Satu hal yang disoroti dari MU dala pertandingan kali ini adalah kenapa mereka membiarkan De Bruyne dan Silva menguasai permainan. De Bruyne memang tidak mencetak gol, namun selalu menjadi kreator dalam serangan City sedangkan Silva mencetak gol pertama.

Kevin De Bruyne melakukan 79 operan dalam pertandingan ini dengan akurasi sebesar 78%. Gelandang internasional Belgia tersebut melepaskan dua tembakan dan salah satunya mengarah ke gawang. Sementara Silva punya 65 operan, tingkat akurasinya adalah 77%.

Silva hanya melepaskan satu tembakan, tapi mengarah ke gawang dan menjadi gol. Mantan bek United, Gary Neville sudah memperdiksi The Red Devils bakal kesulitan setelah melihat sinyal-sinyal di beberapat menit pertama. De Bruyne dan Silva amat leluasa memegang dan mendikte permainan.

“Setelah sekitar lima menit, saya berpikir ‘Ini akan sulit untuk United.’ Saya sering menonton pertandingan City di musim ini dan kalau Anda membiarkan David Silva dan Kevin De Bruyne memegang bola dan mengontrol ritme permainan, Anda dalam masalah besar,” kata Gary Neville.

“Menurut saya, ketika mereka berdua sudah menguasai permainan, Anda mendapatkan mimpi buruk dan mereka memengaruhi pertandingan terlalu jauh. Apakah Nemanja Matic dan Ander Herrera punya tenaga untuk melakukannya? Saya rasa tidak.”