Lukaku Dituntut Konsisten Bersama MU Musim Depan

Romelu Lukaku diakui punya kemampuan yang cukup untuk bisa gabung bersama klub sebesar Manchester United. Namun penyerang tim nasional Belgia itu dinilai masih perlu membuktikan diri lagi dengan konsistensi.

Lukaku sudah diambang pintu untuk gabung dengan Manchester United. Transfernya sudah disepakati oleh The Red Devils dengan Everton, dengan kini hanya tinggal menuntaskan detail kepindahannya dan diumumkan secara resmi.

Untuk soal kualitas, penyerang 24 tahun memang sudah pantas mendapatkan pengakuan. Namun Romelu Lukaku dinilai masih perlu tampil lebih konsisten, apalagi sekarang dia akan tampil di level yang lebih tinggi bersama klub sekelas MU.

“Jika saya adalah pemain MU, saya akan menginginkan konsistensi lebih dari seorang Romelu Lukaku. Setiap kali saya menyaksikannya secara langsung, dia agak mengecewakan. Saya melihat beberapa penampilan bagus, melihatnya menghancurkan para bek, kemudian saya melihat permainannya sedikit menurun,” ungkap mantan bek Arsenal, Martin Keown.

Romelu Lukaku akan diplot sebagai unjung tombak MU di musim depan dalam ambisinya bersaing memperebutkan trofi Premier League dan juga untuk tampil kompetitif di Liga Champions. Ada beban yang diyakini lebih besar daripada saat dia masih memperkuat Everton.

Di sepanjang musim lalu, Lukaku mencetak 25 gol dari 37 penampilan di Premier League. Hanya empat golyang dia bukukan saat berhadapan dengan tim-tim lima besar, catatan yang bakal diharapakan meningkat musim depan bersama MU.

“Ini akan sangat menarik karena saya kira Jose Mourinho bisa membuatnya menyala-nyala tiap pekannya, maka dia akan jadi talenta yang luar biasa. Tapi saya rasa para pemain lain juga perlu memberi dia tantangan,” sambung Keown.

“Saat anda gabung ke klub sebesar Manchester United, semuanya harus dikerahkan dalam setiap pertandingan dan penyerang tengah di Manchester United mengemban tugas berat. Dengan kepergian Wayne Rooney saat kedatangannya, ada lubang besar yang perlu diisi dan tekanan ada di pundaknya. Saya rasa dia akan merespon tekanan itu dan rasanya ini keputusan yang tepat untuknya di perjalanan kariernya.”