Marahnya Sevilla dengan Kepindahan Vitolo

Sevilla merasa amat marah usai Vitolo pilih untuk keluar dari klub menuju Atletico Madrid. Mereka menilai kalau Vitolo telah berdusta sebab dia sebelumnya telah sepakat dengan kontrak yang baru.

Vitolo dengan mengejutkan bergabung dengan Atletico pada hari Rabu (12/7/2017). Winger yang berumur 27 tahun tersebut lakukan hal tersebut cuma 2 hari usai Presiden Sevilla Jose Castro memberi kabar adanya kontrak baru.

Vitolo sudah menyetujui kontrak yang memiliki durasi selama 5 tahun bersama Atletico. Namun, ia bakal lebih awal dipinjamkan pada Las Palmas sampai dengan bulan Januari 2018 sebab Atletico masih melangsungkan hukuman larangan transfer dari FIFA.

Sevilla sebelumnya telah merasa yakin dapat bikin Vitolo tetap berada di klub. Sebab si pemain memang telah sepakat dengan perpanjang kontrak bersama mereka walau masih belum membubuhkan tanda tangannya.

Tetapi, dengan mengejutkan, Vitolo malah aktifkan klausul rilis dalam kontraknya dengan Sevilla yang nominalnya sampai dengan 37,5 juta euro (sekitar 572,5 miliar rupiah). Sevilla juga tidak dapat lakukan banyak hal.

“Kalau Anda tidak dapat percaya dengan seseorang… Anda tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Di tempat ini kami telah berikan semuanya. Yang saya rasakan adalah kemarahan. Nyatanya, ia telah manfaatkan Sevilla untuk raih lebih banyak dana di Atletico,” ucap Castro.

“Ia keluar dari klub dengan cara yang amat buruk. Ia bikin kami nampak buruk sebab ia berdusta dengan apa yang sudah ia katakan. Klub telah berupaya dengan keras supaya ia tetap bertahan. Ia telah membuat kami kecewa. Sedangkan, ia telah memohon pada kami supaya akhiri persoalan yang sudah ia buat sendiri,” lanjut dia.

“Apa yang sudah berlangsung dengan Vitolo tercatat dalam satu kata. Kemarahan,” imbuh Castro.

Karena kejadian ini, Castro tambahkan, hubungan Sevilla dengan Atletico serta Las Palmas telah menjadi buruk.